Bank Kripto Terbesar, Signature Bank Ditutup Regulator AS! Ada Apa?

Sedang Trending 8 bulan yang lalu

Anggita Hutami

13th March, 2023

Regulator Amerika Serikat telah menutup bank ramah kripto lainnya, Signature Bank. Pengumuman ini disampaikan oleh Federal Reserve melalui siaran pers pada Minggu (12/3).

Federal Reserve dan Federal Deposit Insurance Corporation (FDIC) membikin keputusan untuk menutup Signature Bank dan Silicon Valley Bank, dengan tujuan melindungi ekonomi AS dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan.

Baca Juga: Bank Ramah Kripto Silvergate bakal Tutup dan Likuidasi Aset

Keputusan ini diambil sebagai pencegahan terhadap akibat sistemik nan lebih besar serta memastikan keamanan simpanan nasabah

“Kami juga mengumumkan pengecualian akibat sistemik serupa untuk Signature Bank, New York, nan ditutup hari ini oleh otoritas penyewaan negara bagiannya,” ungkap pernyataan dalam siaran pers.

Baca Juga: Harga Bitcoin dan Top Kripto Rebound di Tengah Krisis Bank AS

Nasabah nan Akan Mendapat Perlindungan

Federal Reserve menyatakan bahwa mereka memberikan perlindungan kepada semua pelanggan simpanan di Signature Bank.

“Deposan bakal mempunyai akses ke semua duit mereka mulai Senin, 13 Maret. Tidak ada kerugian nan terkait dengan resolusi Silicon Valley Bank nan bakal ditanggung oleh pembayar pajak,” menurut keterangan siaran pers.

Namun, pemegang saham dan pemegang utang tanpa agunan tertentu tidak bakal dilindungi.

Sebab, pihak-pihak tersebut telah mengetahui bahwa mereka mempunyai akibat finansial nan lebih besar dibandingkan dengan pihak nan memberikan agunan alias mempunyai asuransi.

Jika terjadi kerugian alias kebangkrutan, maka akibat tersebut menjadi tanggung jawab mereka.

“Pemegang saham dan pemegang utang tanpa agunan tertentu tidak bakal dilindungi. Manajemen senior juga telah dihapus,” ungkap pernyataan siaran pers.

Segala kerugian pada deposit insurance fund (dana asuransi simpanan/DIF) nan digunakan untuk membantu pelanggan nan tidak diasuransikan bakal diperbaiki melalui penilaian unik pada bank, cocok dengan persyaratan norma nan berlaku.

Jumlah Deposito Signature Bank

Signature Bank mempunyai total aset sebesar US$110,4 miliar dan total simpanan sebesar US$82,6 miliar per 31 Desember 2022. Signature Bank juga dianggap sebagai salah satu bank ramah kripto terbesar di Amerika Serikat.

Bank ini mempunyai portofolio penyimpanan nan lebih beragam. Signature Bank hanya mempunyai 25% dari total simpanannya berasal dari mata duit kripto.

Beda Nasib Signature Bank dan Silvergate

Signature Bank dan Silvergate Bank mengalami nasib nan berbeda dalam beberapa waktu terakhir. Signature Bank ditutup oleh regulator AS sebagai tindakan pencegahan terhadap akibat sistemik nan lebih besar.

Sementara itu, Silvergate Bank mengalami kerugian besar pada kuartal keempat tahun lalu. Silvergate Bank mengalami penurunan simpanan pelanggan nan signifikan dan kudu menjual sekuritas utang senilai US$5,2 miliar untuk menutupi penarikan tersebut.

Baca juga: Bank Ramah Kripto Silvergate bakal Tutup dan Likuidasi Aset

Bridge Bank, Pengganti Signature Bank

FDIC mendirikan Bridge Bank untuk sebagai solusi mengatasi kegagalan Signature Bank dan melindungi deposan pada Minggu (12/3). Seluruh simpanan dan aset di Signature bank bakal ditransfer ke Bridge Bank oleh FDIC.

“Tindakan ini bakal melindungi deposan dan menjaga nilai aset dan operasi Signature Bank, nan dapat meningkatkan pemulihan bagi kreditor dan DIF,” ungkap pernyataan dalam siaran pers.

FDIC bakal mengoperasikan Signature Bridge Bank, N.A. untuk menjaga nilai lembaga dan memaksimalkan penjualannya di masa depan. Selain itu, FDIC juga bakal menjaga layanan perbankan di organisasi nan sebelumnya dilayani oleh Signature Bank.

FDIC telah menunjuk Greg D. Carmichael sebagai CEO Signature Bridge Bank, N.A. sekarang. Sebelumnya, Carmichael menjabat sebagai presiden dan CEO Fifth Third Bancorp.

Baca Juga: Harga Bitcoin Menguat, Indeks Justru Tunjukkan Level Fear!

Anggita Hutami

Menekuni bagian jurnalistik sejak 2017. Fokus pada rumor investasi keuangan, ekonomi, dan kebijakan publik.

Menekuni bagian jurnalistik sejak 2017. Fokus pada rumor investasi keuangan, ekonomi, dan kebijakan publik.

Sumber Blog Coinvestasi - Crypto, Blockchain, NFT
Blog Coinvestasi - Crypto, Blockchain, NFT
close
Atas