Elon Musk Kembali Pompom Shiba Inu, Dogecoin dan Babydoge

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Elon Musk, orang nomor dua terkaya di dunia, kembali memberikan angan kepada para pemegang alias hodler dari seluruh aset kripto meme anjing.

Dalam postingan tersebut, Elon Musk menampilkan foto dari anjing perliharaannya Floki, nan mengenakan baju layaknya businessman dan duduk di meja CEO Twitter.

“CEO baru Twitter sangat luar biasa,” ungkap Musk, Rabu (15/2/2023).

Tidak hanya itu, dirinya juga menyebut bahwa anjing peliharaannya ini lebih becus bekerja dibandingkan ‘orang lain nan itu’. Para penggemarnya pun banyak nan menyimpulkan, bahwa seseorang nan disindir oleh Elon Musk adalah mantan CEO Twitter, Parag Agrawal.

Postingan ini lantas menjadi viral di kalangan organisasi fans meme coin, seperti Doge, Shiba Inu dan Floki, nan menyebabkan nilai dari tiap token tersebut naik.

Dalam perihal ini, peningkatan terjadi diduga lantaran postingan Musk tersebut menambah rasa percaya diri dari para hodler bahwa aset meme coin bakal segera datang dalam platform media sosial tersebut.

Untuk nilai Doge, diketahui dalam jangka waktu 24 jam naik sebesar 4,13 persen ke US$ 0,0897.

Kenaikan ini juga terjadi pada aset Shiba Inu, nan mengalami kenaikan sebesar 5,04 persen dalam diagram 1 hari, ialah dari levelnya terbawah hari ini di US$ 0,0000125 menjadi tertinggi hari ini di nomor US$ 0,0001373.

Hal nan sama juga terjadi pada aset Floki nan mengalami kenaikan paling tinggi diantara koin meme lainnya.

Melansir dari website Coingecko, loncatan sebesar 58,58 persen, dengan pergerakan 24 jam dari level US$ 0.00002208 ke level US$ 0.00004483. 

Seperti dikabarkan sebelumnya, Musk memulai pencarian CEO Twitter baru pada bulan Desember lampau setelah dia mengadakan polling Twitter. Polling ini merujuk pada sebuah pilihan pada para pengguna, apakah Musk kudu mundur dari kedudukan CEO-nya alias tidak. 

Hasilnya, lebih banyak dari pengguna nan memilihnya untuk mundur, kendati dirinya tetap bakal menjadi pemilik Twitter. 

“Saya bakal mengundurkan diri sebagai CEO segera setelah saya menemukan seseorang nan cukup tolol untuk mengambil pekerjaan itu. Setelah itu, saya hanya bakal menjalankan team perangkat lunak dan server,” ungkap Musk pada akhir tahun lalu.

Sementara itu, Musk mengatakan dirinya berambisi bakal ada CEO baru sebelum akhir 2023. Menurutnya, pada akhir tahun 2023 ini merupakan waktu nan sangat ideal untuk kehadiran kepala pelaksana terbaru, lantaran dia kudu menstabilkan terlebih dulu kondisi platform tersebut. 

“Saya pikir saya perlu menstabilkan organisasi terlebih dulu. Saya mau dia (CEO baru) berada di tempat nan sehat secara finansial, dan roadmap dari produk telah tertata dengan jelas,” pungkas Musk.

Sumber Blog CryptoHarian
Blog CryptoHarian
close
Atas