Harga Bitcoin Menguat, Indeks Justru Tunjukkan Level Fear!

Sedang Trending 8 bulan yang lalu

Anisa Giovanny

12th March, 2023

Minggu (12/3) pasar kripto alami pemulihan harga, dengan peningkatan 2,7% dalam total kapitalisasi pasar, menjadi US$949 miliar.

Harga Bitcoin kembali ke level US$20.598 naik 2,37% dalam 24 jam terakhir, setelah pada Jumat (11/3) turun ke level US$19.000. 

Tak hanya nilai Bitcoin nan terapresiasi, kebanyakan top aset kripto juga terpantau naik di akhir pekan, seperti ETH, MATIC, SOL, masing-masing naik 2,4%, 4,6%, dan 3,7% dalam 24 jam.

Sementara itu, USDC nan sempat depeg kemarin lantaran terpapar Bank Silicon Valley juga catatkan kenaikan 6,5% ke nomor US$0,95 hari ini. 

Analis kripto Michael Van De Poppe memberikan analisisnya terhadap nilai Bitcoin. Menurutnya, level nan didapatkan BTC tetap dalam tingkatan nan sama.

Di mana bakal ada rebound menuju resisten di US$20.600, tetapi level ini belum tentu memperkuat lama lantaran adanya fear nan ada di pasar. 

Levels are still the same for #Bitcoin.

We did make a bounce towards the resistance at $20.6K, but couldn't sustain through the impending fear in the markets.

Reclaiming $20.6K would be good, until then I'll be waiting for $18.1-18.6K to see for a potential case of buys. pic.twitter.com/nYqRGBbbXg

— Michaël van de Poppe (@CryptoMichNL) March 11, 2023

“ Klaim di US$20.600 bakal bagus, tapi saya bakal menunggu ke level US$18.100 hingga US$18.600, untuk potensi pembelian,” cuitnya. 

Indeks Tunjukkan Level Fear

Fear and greed index. Sumber: alternative.me.

Fear and greed index pasar kripto per 12 Maret pukul 20.03 WIB menunjukkan level fear 33.

Dapat diartikan, penanammodal takut untuk melakukan pembelian, indeks ini dapat dijadikan salah satu kajian bahwa pasar kripto tetap bakal terkoreksi kembali. 

Indikator nan menunjukkan level fear ini dapat dikaitkan dengan beberapa berita dari bumi ekonomi nan turut mempengaruhi pergerakan nilai kripto pekan ini.

Beberapa di antaranya adalah, dirilisnya laporan ketenagakerjaan Amerika Serikat nan menuai komentar hawkish The FED, potensi kenaikan pajak cukai 30% pada biaya listrik para penambang kripto di Amerika Serikat, hingga ambruknya dua bank besar di AS.

Bank tersebut adalah Bank Silvergate nan dikenal ramah dengan kripto. Kemudian adalah Bank Silicon Valley nan kolaps dalam 48 jam dan mempunyai paparan dengan perusahaan Circle nan menerbitkan stablecoin USDC. 

Baca juga: Silicon Valley Bank Kolaps, USDC Ambles! 

Anisa Giovanny

Anisa tertarik dengan bumi tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di bumi perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bagian ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency

Anisa tertarik dengan bumi tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di bumi perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bagian ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency

Sumber Blog Coinvestasi - Crypto, Blockchain, NFT
Blog Coinvestasi - Crypto, Blockchain, NFT
close
Atas