One Piece: 7 Bounty Hunter Terkuat!

One Piece: 7 Bounty Hunter Terkuat!

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

Eiichiro Oda sempat memperkenalkan para bounty hunter terkuat di sepanjang seri One Piece, meskipun saat ini pekerjaan tersebut sudah mulai jarang muncul di ceritanya. Seperti nan Geeks ketahui, One Piece menghadirkan cerita tentang para bajak laut nan merupakan penjahat nan diburu oleh pemerintah alias pun pihak angkatan laut. Sebagian dari mereka memang ada nan sukses ditangkap.

Namun, sebagian dari mereka tetap berkeliaran bebas di lautan. Karena sebagian bajak laut alias penjahat tidak bisa hadapi oleh angkatan laut dan pihak World Government, akhirnya mereka pun mengeluarkan sebuah nilai buruan. Dan inilah nan kemudian memperkenalkan kita pada sebuah pekerjaan menarik ialah bounty hunter. Terdapat beberapa bounty hunter terkuat di sepanjang seri One Piece.

Johnny dan Yosaku

The East Group merupakan golongan bounty hunter pertama nan diperkenalkan di serinya. Kelompok bounty hunter ini beranggotakan Roronoa Zoro, Johnny, dan Yosaku. Johnny sendiri dikenal sebagai salah seorang bounty hunter nan cukup handal, meskipun dia lebih sering beraksi di daerah East Blue nan dikenal sebagai daerah nan mempunyai level penjahat nan lemah.

Sedangkan, Yosaku adalah kawan baik dari Johnny. Yosaku mengikuti jejak kakaknya sebagai pemburu hadiah. Namun, seperti halnya Johnny, Yosaku juga lebih sering beraksi di daerah East Blue di mana dia mendapatkan bingkisan nilai buruan nan tidak terlalu besar. Sayangnya, nasib Yosaku pun kudu sama seperti Johnny di mana dia dilupakan oleh para fans seiring berjalannya waktu.

Miss Wednesday

Selain The East Group, Baroque Works juga menjadi salah satu golongan pemburu penghasilan namalain bounty hunter. Kelompok nan dipimpin oleh Crocodile ini mungkin lebih dikenal sebagai golongan nan bergerak untuk mengkudeta daerah Alabasta. Namun, salah satu pergerakan dari golongan ini selain memunculkan kerusuhan di Alabasta adalah menjadi golongan pemburu bounty.

Dibandingkan golongan lainnya, bisa dibilang Baroque Works adalah golongan pemburu bounty nan paling profesional. Mereka mempunyai banyak agen, serta mereka juga bekerja secara ahli salah satunya adalah Miss Wednesday namalain Nefertari Vivi. Miss Wednesday sempat berupaya untuk menculik Laboon dan dibawa ke Whiskey Peak. Meskipun begitu, namun kemudian terungkap siapa identitas original dari Miss Wednesday nan tidak lain adalah Vivi.

Daz Bones

Selain Miss Wednesday, personil Baroque Works nan juga seorang bounty hunter kuat adalah Mr. 1 namalain Daz Bones. Dalam ceritanya diketahui jika Daz Bones adalah mantan bounty hunter di daerah West Blue. Namun, pada suatu ketika, dia kemudian berjumpa dengan Crocodile dan memutuskan untuk berasosiasi dengan Baroque Works. Dengan posisinya sebagai Mr. 1 dia adalah bawahan Crocodile nan terkuat.

Hal ini wajar, berkah Supa Supa no Mi nan dia miliki. Kekuatan Daz Bones pernah terbukti sangat dahsyat, di mana sanggup membikin Zoro kewalahan. Saat ini, Daz Bones dan juga Crocodile sudah kembali berasosiasi dan menjadi bagian dari golongan Cross Guild berbareng Mihawk dan Buggy. Menarik untuk memandang gimana peran Daz Bones kedepannya.

Franky Family 

Franky Family alias Keluarga Franky adalah golongan nan dibuat oleh Franky nan ada di Water 7. Anggota dari Franky Family alias Keluarga Franky  tadinya adalah para berandalan dan penjahat di daerah Water 7 sebelum kemudian direkrut oleh Franky. Tugas mereka biasanya adalah melepaskan bagian kapal lampau menjualnya. Namun, disebutkan juga mereka bekerja sebagai pemburu bounty.

Franky sendiri merupakan salah satu penjahat nan beraksi di daerah Water 7. Namun, tidak jarang Franky menghajar beragam sasaran buruan nan dirasa mempunyai nilai nan cukup besar. Hal ini dia lakukan semata-mata demi mencari untung alias mengumpulkan duit dari hasil menangkap para penjahat tersebut. Namun, dia kemudian memutuskan untuk berasosiasi dengan kru Topi Jerami.

Flying Fish Rider

Flying Fish Riders merupakan golongan lain nan bergerak sebagai pemburu bounty alias bounty hunter. Mereka sebenarnya adalah golongan penculik, nan juga meminta tebusan. Salah satu sasaran mereka biasanya adalah orang-orang nan mempunyai nilai buruan. Flying Fish Rider dipimpin oleh Duval, karakter nan wajahnya sempat jadi buruan lantaran dianggap sebagai sosok Sanji.

Setelah mereka berjumpa dengan Topi Jerami, kesalahpahaman nan terjadi sebelumnya akhirnya bisa diselesaikan. Bahkan, mereka juga apalagi sekarang berada di pihak Luffy. Hal ini bisa kita lihat di arc Sabaody kemarin, di mana mereka membantu Luffy dan kru Topi Jerami untuk menuju pelelangan manusia. Sayangnya, nasib mereka sekarang tidak lagi diketahui.

Abdullah, Jeet, dan Jean Ango

Ketiga karakter ini merupakan bagian alias peserta dari kejuaraan pertarungan nan diselenggarakan di Colosseum untuk memperebutkan buah setan Mera Mera. Mereka juga merupakan karakter nan cukup menarik. Misalnya, Abdullah dan Jeet merupakan bounty hunter nan juga pernah terlibat dalam beberapa peristiwa masif seperti pengebobam di World Government.

Jean Ango juga merupakan sosok nan tidak kalah menarik. Dia merupakan salah satu Bounty hunter nan sukses. Pasalnya, diketahui sebelum dia ikut kejuaraan di Corrida Colloseum sudah banyak penjahat nan sukses dia kalahkan dan tangkap serta kembalikan ke Impel Down. Jean Ango sempat berupaya mengalahkan Luffy, meskipun pada kenyataanya dia kudu gagal.

Roronoa Zoro

Dari semua nama di atas, jelas bounty hunter paling kuat di sepanjang seri One Piece adalah Roronoa Zoro. Sebelum berasosiasi dengan Luffy, reputasi Zoro sendiri sebenanrya sudah sangat luar biasa sebagai bounty hunter. Dia beraksi berbareng dengan rekannya, Johnny dan Yusaku, di golongan The East Group. Berbicara kemampuan, jelas dia adalah sosok nan sangat dahsyat.

Sudah banyak musuh kuat nan sukses dia kalahkan, misalnya Daz Bones alias Kaku dan apalagi King, nan notabene adalah tangan kanan seorang Yonko. Zoro sendiri kemudian memutuskan untuk berasosiasi dengan kru Topi Jerami, setelah “dipaksa” oleh Luffy. Dan memandang apa nan terjadi sekarang, sepertinya keputusan Zoro tersebut terbukti tepat.

Tema bajak laut dan juga para pemburu bajak laut alias nilai buruan dalam cerita One Piece saat ini memang sudah sangat jarang diperlihatkan. Meskipun begitu, sebenarnya tanpa disadari cerita nan ada sampai saat ini mempunyai keterkaitan dengan perburuan bajak laut alias pemburu bounty. Namun, tentunya sangat disayangkan jika Oda melupakan nasib para bounty hunter tersebut.

Sumber Blog Fandom Otaku Entertainment Portal
Blog Fandom Otaku Entertainment Portal
close
Atas