Pelaku Bisnis di RI Wajib Tau! Ini 5 Cara Tingkatkan Penjualan Selama Bulan Ramadan

Pelaku Bisnis di RI Wajib Tau! Ini 5 Cara Tingkatkan Penjualan Selama Bulan Ramadan

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

Foto: WhatsApp

Teknologi.id - Mendekati bulan Ramadan, pengusaha mulai mencari langkah untuk menjaga kelancaran upaya dan tetap terhubung dengan pelanggan. WhatsApp menjadi sarana komunikasi individual nan kondusif dan dapat diandalkan, terutama lantaran sebagian besar konsumen di Indonesia lebih suka mengirim pesan melalui aplikasi ini daripada email. Berikut adalah 5 strategi WhatsApp nan dapat meningkatkan penjualan dan menjaga kelancaran bisnis.

Baca juga: Tingkatkan Produktivitas Bisnismu Dengan Barcode! Begini Cara Buatnya

1. Membangun pengalaman perpesanan nan menyenangkan bagi pelanggan

Bagi pelaku upaya mini di Indonesia, WhatsApp sekarang menjadi komponen krusial dalam kegiatan sehari-hari mereka. Aplikasi ini dapat digunakan sebagai toko virtual untuk menampilkan produk, menjawab pertanyaan pelanggan, dan meningkatkan penjualan.

Oleh lantaran itu, sebagai pemilik bisnis, Anda kudu selalu siap melayani pelanggan kapan pun mereka datang. Misalnya, Anda dapat memperbarui informasi jam kerja pada profil bisnis di WhatsApp Business agar pelanggan tahu bahwa Anda tetap buka selama Ramadan meskipun jam operasionalnya berbeda dari biasanya. Anda juga dapat mengirim pesan untuk memberi tahu pelanggan ketika Anda tidak dapat dihubungi alias ketika sedang shalat subuh alias maghrib.

2. Membuat pelanggan merasa lebih terhubung dengan bisnis/merek

Membuat pesan nan dipersonalisasi dapat membangun hubungan dan meningkatkan relevansi pesan nan disampaikan, dan menggunakan tombol seperti jawaban cepat, list, dan call to action, serta pesan produk dengan keranjang dan pilihan produk, adalah beberapa langkah nan dapat dilakukan oleh beragam upaya untuk meningkatkan interaktivitas dan kualitas keterlibatan pelanggan.

Jika upaya Anda menawarkan produk, penawaran, alias promosi unik selama Ramadan, pastikan untuk menonjolkan perihal tersebut di katalog sehingga pelanggan dapat dengan mudah menemukan apa nan mereka butuhkan.

3. Menarik pelanggan baru

Bagi upaya kecil, menarik pelanggan baru sangatlah penting. Setelah sukses memberikan pengalaman berbobot bagi pelanggan, krusial untuk mengarahkan lebih banyak orang untuk mengunjungi kanal WhatsApp Anda. Salah satu caranya adalah dengan menambahkan kode QR di etalase, situs web, bungkusan produk, dan materi pemasaran untuk memudahkan orang untuk mengakses dan terhubung ke WhatsApp. Kode QR bisa didapat melalui menu Alat Bisnis → Pintasan di aplikasi WhatsApp Business. Selain itu, Anda juga dapat dengan mudah membagikan kode QR dengan orang lain melalui aplikasi.

4. Meningkatkan kunjungan dari media sosial

Banyak pelaku upaya mini dan menengah saat ini menggunakan Instagram dan Facebook. Dengan menggunakan Alat Bantu Bisnis, Anda dapat menambahkan tombol WhatsApp di akun Facebook alias Instagram sehingga ketika pelanggan mengklik tombol tersebut, mereka dapat langsung memulai percakapan di aplikasi WhatsApp Bisnis dengan mudah. Hal ini bakal memudahkan pelanggan nan sedang mencari informasi tentang upaya Anda di platform tersebut untuk langsung menghubungi Anda via WhatsApp, bertanya alias melakukan pemesanan. Untuk menemukan pelanggan baru, Anda juga dapat membikin iklan di Facebook dan Instagram nan langsung membuka percakapan WhatsApp ketika diklik. Ini adalah langkah nan efektif dan efektif untuk menarik pelanggan baru dan memudahkan mereka untuk berkomunikasi dengan upaya Anda.

5. Pastikan upaya tetap terorganisir dengan baik

Bulan Ramadan adalah waktu nan sangat menyibukkan bagi beragam bisnis, terutama lantaran sebagian besar kegiatan perdagangan terkonsentrasi hanya dalam beberapa jam dalam sehari. Mengingat potensi arus percakapan dari pelanggan baru, sangat krusial untuk menjaga upaya dan percakapan Anda agar tetap terorganisir.

Salah satu langkah untuk melakukannya adalah dengan menggunakan Koleksi katalog untuk mengelompokkan dan mengatur produk Anda ke dalam kategori tertentu sehingga memudahkan pelanggan untuk menelusuri produk Anda. Untuk melacak percakapan, tandai percakapan tertentu dengan penjelasan nan dapat disesuaikan untuk melacak hal-hal seperti pembayaran nan tertunda, pelanggan baru, dll. (label hanya dapat dilihat oleh Anda, bukan oleh pelanggan).

Seiring dengan meningkatnya jumlah pelanggan dan volume percakapan, Anda dapat beranjak dari aplikasi WhatsApp Business ke WhatsApp Business Platform nan lebih efektif untuk membantu Anda berinteraksi dengan konsumen dalam skala nan lebih luas.

Baca juga: Upaya Solway dalam Menuju Net Zero Emission

(dwk)

Sumber Blog Teknologi Indonesia
Blog Teknologi Indonesia
close
Atas