SEC Gugat Do Kwon Atas Tuduhan Penipuan Miliaran Dollar AS

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Security Exchange and Comission (SEC) mengusulkan gugatan terhadap Terraform Labs dan pendirinya Do Kwon atas tuduhan penipuan sekuritas senilai miliaran dolar.

Dalam rilis resmi (16/2), SEC mengatakan bahwa Do Kwon dan Terraform Labs menjual layanan sekuritas kripto nan saling terhubung dalam transaksi nan tidak terdaftar.

Layanan sekuritas nan dimaksud adalah stablecoin Terra Classic USD (USTC) dan Terra Luna Classic (LUNC) nan saling terhubung.

Today we charged Singapore-based Terraform Labs PTE Ltd and Do Hyeong Kwon with orchestrating a multi-billion-dollar crypto asset securities fraud involving an algorithmic stablecoin and other crypto asset securities.

— U.S. Securities and Exchange Commission (@SECGov) February 16, 2023

Berikut daftar tuduhan SEC terhadap Do Kwon dan Terraform Labs:

  • MAssets, derivatif kripto nan mencerminkan nilai saham perusahaan publik.
  • Penerbitan Mirror (MIR) Terraform, token tata kelola untuk protokol Mirror nan mencantumkan mAssets.
  • Terraform dan Kwon berulang kali menyesatkan dan menipu penanammodal bahwa aplikasi pembayaran seluler Korea nan terkenal menggunakan blockchain Terra untuk menyelesaikan transaksi nan bakal menambah nilai LUNA.
  • Terraform dan Kwon juga diduga menyesatkan penanammodal tentang stabilitas UST. Pada Mei 2022, UST dicabut dari dolar AS, dan nilai serta token saudaranya ambruk mendekati nol.
  • Do Kwon dan Terraform kandas memberikan disclosure penuh, adil, dan jujur kepada publik, terutama untuk USTC dan LUNC, sebelumnya berjulukan Terra (LUNA) dan TerraUSD (UST).

“Kami juga menuduh bahwa mereka melakukan penipuan dengan mengulangi pernyataan tiruan dan menyesatkan untuk membangun kepercayaan sebelum menyebabkan kerugian nan menghancurkan bagi investor,” ungkap ketua SEC Gary Gensler.

Dalam pengaduan tersebut, SEC mengatakan Terraform dan Do Kwon melakukan overclaim terhadap anchor protocol nan dijanjikan dapat memberikan kembang 20% atas simpanan USTC. Atas dasar perihal tersebut, Terraform dan Kwon menyesatkan penanammodal tentang stabilitas stablecoin Terra.

SEC menyampaikan keluhan tersebut kepada Pengadilan Distrik New York melalui surat keluhan nan dikirimkan pada Kamis (16/2). Berdasarkan surat tersebut, Do Kwon dan Terra Labs dikenakan tuduhan pelanggaran atas ketentuan pendaftaran dan anti-penipuan dari Securities Act dan Exchange Act.

Ketua SEC, Gary Gensler memuji staf SEC atas penyelidikan mereka. Ia juga mengatakan bahwa pihak Do Kwon dan Terra Labs berupaya mencegah regulator untuk mendapatkan informasi krusial tentang upaya mereka.

“Kasus ini menunjukkan sejauh mana beberapa perusahaan kripto bakal pergi untuk menghindari kepatuhan dengan undang-undang sekuritas,” tambahnya.

Do Kwon Bersembunyi di Serbia

Kwon Do-Hyung alias nan lebih dikenal dengan nama Do Kwon adalah co-founder sekaligus CEO Terraform Labs. Perusahaan tersebut adalah induk dari perusahaan dari stablecoin TerraUSD dan Terra Luna.

Do Kwon merupakan penduduk negara Korea Selatan, setelah keruntuhan upaya stablecoin miliknya, Do Kwon diyakini sedang berlindung di Serbia sejak September 2022.

Pengadilan Korea Selatan (Seoul) telah mengeluarkan surat perintah penangkapan. International Criminal Police Organization (Interpol) dilaporkan telah mengeluarkan red notification kepada penegak norma di seluruh bumi untuk membantu proses penangkapannya.

Sumber Blog Coinvestasi - Crypto, Blockchain, NFT
Blog Coinvestasi - Crypto, Blockchain, NFT
close
Atas